Sekali Lagi Jangan Mudik

Sekali Lagi Jangan Mudik

Sosial Budaya No Comments on Sekali Lagi Jangan Mudik

BeritaMonas.com – Wabah virus Corona (Covid-19) belum mereda. Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif masih terus bertambah. Oleh karena itu, dalam waktu satu dua pekan ke depan, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang diterapkan di beberapa daerah jangan dilonggarkan dulu.

Di Jabodetabek, PSBB sudah mulai dipatuhi masyarakat. Memang masih ada orang yang belum memakai masker atau berkerumun di ujung-ujung jalan. Tapi jumlahnya terus menurun.

Begitu pun, jumlah orang yang coba- coba mudik, juga makin sedikit. Ini berkat ketegasan aparat di lapangan.

Memang beberapa kali masih ditemui orang-orang yang nekat menggunakan jasa travel gelap, bersembunyi di bagasi bus atau menaikkan mobil pribadi ke atas truk, namun mereka langsung dipaksa putar balik.

Situasi yang mulai tertib itu perlu dijaga agar tidak mengendur. Sebab, kalau 75 persen masyarakat disiplin pakai masker, jaga jarak, tinggal di rumah saja dan tidak mudik, mata rantai virus Corona bisa lebih cepat diputus.

Sejak Kamis (7/5) lalu seluruh moda transportasi kembali diizinkan beroperasi. Tapi ini bukan untuk orang-orang yang mau mudik. Sekali lagi, mudik tetap dilarang. Mereka yang diizinkan bepergian adalah orang-orang yang bertugas dalam rangka penanganan Covid-19 dan misi penting lainnya.

Untuk ini, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi sesuai protokol kesehatan. Antara lain, penumpang tidak sedang mengalami gejala infeksi virus Corona dan mengantongi surat keterangan sehat dari otoritas kesehatan setempat. Jadi sebenarnya izin operasi seluruh moda transportasi itu adalah izin operasi terbatas.

Oleh karena itu, aparat kepolisian, petugas bandara, Kemenhub dan Kemenkes mesti mengawasi secara ketat mereka yang akan bepergian dengan sarana angkutan udara. Hal yang sama juga mesti dilakukan terhadap calon penumpang sarana angkutan lainnya. Ini penting untuk mencegah kemungkinan lolosnya orang yang berniat mudik.

Kita berharap semua pihak mendukung dan mematuhi aturan larangan mudik. Petugas tak boleh lengah. Sebab, sekali lengah, virus Corona bisa menyebar kemana-mana.

Soal ketegasan menjadi faktor kunci dalam mencegah meluasnya penyebaran virus Corona. Artinya, kalau Pemerintah Pusat tegas, Pemda-nya tegas dan petugas di lapanganya pun tegas, calon pemudik sulit untuk bisa lolos ke daerah atau masuk ke desa.

Dengan demikian, di saat pandemi Covid-19 belum mereda, jangan buka peluang orang untuk mudik. Sekali ada peluang, orang-orang nekat pasti akan coba-coba mudik. ***

Leave a comment

Search

Back to Top