Menkumham Setujui Penghentian bebas visa bagi Warga Negara Tiongkok.

Menkumham Setujui Penghentian bebas visa bagi Warga Negara Tiongkok.

Sosial Budaya No Comments on Menkumham Setujui Penghentian bebas visa bagi Warga Negara Tiongkok.

BeritaMonas.com – Dunia sedang diguncang dengan berita mewabahnya virus corona atau Novel Coronavirus (nCov) yang pertama kali muncul di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Virus ini telah menyebar dari Tiongkok hingga ke beberapa negara lainnya hingga menyebabkan banyak korban jiwa.

Akibatnya, WHO langsung mendeklarasikan wabah virus corona dengan status gawat darurat. Artinya, status ini adalah kejadian luar biasa yang mengancam kesehatan masyarakat di banyak negara akibat penyebaran wabah secara global sehingga dibutuhkan peran setiap negara untuk turun tangan.

Deklarasi WHO tersebut membuat Pemerintah Indonesia langsung memberlakukan larangan bagi warga negara Tiongkok untuk mengunjungi Indonesia selama wabah ini masih berlangsung. Selain itu, pemerintah juga menghentikan segala impor makhluk hidup dari Negeri Tirai Bambu tersebut.

Kini, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly telah mengesahkan peraturan tersebut. Yasonna menandatangani peraturan tentang penghentian sementara bebas visa kunjungan, visa, dan pemberian izin tinggal keadaan terpaksa bagi warga Tiongkok.

“Berdasarkan pengumuman WHO bahwa virus corona itu sudah menjadi wabah internasional, maka Indonesia melakukan pembatasan,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang pada Kamis (6/2) seperti dilansir CNN. “Terutama adalah pergerakan warga negara Tiongkok maupun warga negara lain yang pernah singgah, pernah berkunjung (ke Tiongkok) dalam kurun waktu 14 hari sebelum dia masuk ke Indonesia.”

Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 yang ditandatangani Yasonna pada 5 Februari 2020. Permen tersebut merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah untuk mengantisipasi dampak wabah virus corona masuk ke Tanah Air.

Permen itu mengatur tentang ketentuan penghentian sementara pemberian bebas visa kunjungan dan visa yang diberikan kepada warga negara Tiongkok maupun orang asing yang baru saja mengunjungi Tiongkok. Larangan tersebut diberikan bagi mereka yang dalam kurun waktu 14 hari masih berada di Tiongkok sebelum masuk ke wilayah Indonesia.

“Jadi misalnya dia hari ini masuk, kita lihat rekam jejaknya, dalam 14 hari ke belakang pernah ke Tiongkok apa tidak? Atau kalau misalnya dia langsung berangkat dari Tiongkok, sudah otomatis ditolak,” jelas Arvin. “Kalau misalnya dia masuk dari tempat lain tetapi dalam kurun waktu 14 hari sebelumnya dia sudah pernah ke Tiongkok, itu juga akan ditolak.”

Leave a comment

Search

Back to Top