Pawai Santa Calus 2019,Wujud Toleransi Antar Umat Beragama di Sorong

Pawai Santa Calus 2019,Wujud Toleransi Antar Umat Beragama di Sorong

Sosial Budaya No Comments on Pawai Santa Calus 2019,Wujud Toleransi Antar Umat Beragama di Sorong

BeritaMonas.com – Ribuan warga Kota Sorong, mengikuti kegiatan karnaval Santa Claus 2019. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Pemerintah Kota Sorong, sekaligus pencanangan bulan Natal dan tahun baru 2020. Karnaval ini juga sekaligus menunjukan kondisi Kota Sorong, semakin kondusif dan menjunjung antar toleransi umat beragama di Kota Sorong.

Lebih dari seratus kendaraan yang diahasi ornamen Natal lengkap dengan tokoh Santa Clause, ditemani peri dan piet hitam ikut memeriahkan karnaval Santa Claus 2019, di Kota Sorong.

Karnaval kali ini menempuh rute sejauh empat kilometer, dari jalan Basuki Rahmat, menuju Balai Kota Sorong di jalan Pendidikan. Peserta karnaval berasal dari Instansi Pemerintah, pelajar, TNI-Polri,BUMN, Swasta, komunitas, dan seluruh denominasi gereja di Kota Sorong hingga masyarkat umum. Semua peserta mengenakan beragam atribut natal yang identik dengan warna merah dan hijau.

Pawai karnaval Santa Crus ini menjadi tontonan menarik bagi warga Kota Sorong. Warga memadati sepanjang jalan yang dilalui peserta karnaval. Penerintah Kota Sorong, meminta peserta dan semua warga Kota Sorong untuk menjaga keamanan yang sudah semakin kondusif.

“Jaga keamanan dalam perjalanan. Tidak boleh tercerai-berai tetap ada dalam satu kelompok. yang berikut jaga kebersihan,” pesan Anthon Sagrim kepada peserta karnaval, senin sore (02/12).

Kegiatan karnaval Santa Claus ini juga menujukan toleransi antar umat beragama di Kota Sorong. Sisca salah satu peserta yang berperan sebagai peri, menemani Sata Claus justru adalah seorang muslim.

Menurutnya kegiatan seperti ini bukan saja milik agama atau golongan tertentu, tetapi milik semua masyarakat Kota Sorong.

“Kita tidak berpihak kepada apapun baik agama maupun partai politik. Saya merasa ini sebagaian dari toleransi aja sih. Sudah dua kali jadi peri Santa,” kata Sisca.

Karnaval ini juga dimeriahkan regu drum band dan musik tradisonal mayarakat Papua, yaitu kesenian suling tambur.

Karnaval Santa Claus ini, sempat membuat arus lalu lintas di Kota Sorong macet. Satuan lalu lintas Polres Sorong Kota dan petugas DLLAJR terpaksa menerapkan sistim buka tutup arus, dan mengalihkan mengelihkan arus lalu lintas, menjadi satu arah.

Leave a comment

Search

Back to Top