13 Hasil RaTas Jokowi Bersama Jajaran Kabinet Indonesia Maju

13 Hasil RaTas Jokowi Bersama Jajaran Kabinet Indonesia Maju

Ekonomi, Politik, Sosial Budaya No Comments on 13 Hasil RaTas Jokowi Bersama Jajaran Kabinet Indonesia Maju

BeritaMonas.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin menggelar Rapat Terbatas (Ratas) perdana dengan topik Penyampaian Program dan Kegiatan di Bidang Perekonomian.

Rapat ini dilaksanakan di Kantor Presiden, Jakarta (30/10/2019).

Dilansir situs resmi Sekretariat Kabinet, rapat yang dihadiri para menteri dan wakil menterinya tersebut menghasilkan beberapa poin sebagai berikut:

1. Ekonomi global dalam 5 tahun ini dan perkiraan-perkiraan dari lembaga-lembaga internasional, bahwa tahun depan akan menuju ke sebuah situasi yang lebih sulit.

Dalam hal ini, diperkirakan akan menuju ke sebuah resesi.

2. Presiden mengatakan, semuanya harus diantisipasi dengan dua kunci: pertama, kepeningkatan ekspor dan substitusi barang-barang impor. Kedua, yang sangat penting adalah investasi.

Ekspor dan investasi, peningkatan ekspor, peningkatan investasi menjadi kunci dari kegiatan di bidang ekonomi.

3. Presiden mengungkapkan, sudah menyampaikan secara khusus baik pada Menteri Perdagangan dan Wakil Menteri Perdagangan, Menteri Luar Negeri dan Wakil Menteri Luar Negeri, bahwa perjanjian-perjanjian perdagangan harus dilakukan secara terus menerus tanpa henti.

4. Menurut Presiden, Indonesia telah menyelesaikan Indonesia-Australia CEPA dan ini harus diteruskan ke negara-negara lain.

5. Presiden meminta dalam akhir tahun 2020 ini dapat diselesaikan dan tim menteri harus disusun yang fix, tidak berganti-ganti.

6. Penyelesaian dan eksekusi lapangan juga harus terus dikerjakan, yaitu dengan Uni Eropa.

Ini nanti akan berkaitan dengan peningkatan ekspor plus dengan negara-negara yg tergabung dalam The Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), yaitu 10 negara ASEAN plus 6: India, Cina, Korea Selatan, Jepang, Australia, New Zealand.

7. Presiden mengingatkan, Indonesia belum memiliki perjanjian perdagangan dengan negara tersebut.

Presiden meminta agar diselesaikan dalam akhir tahun depan, sehingga yang berkaitan dengan ekspor ini bisa dilakukan.

8. Retreat agreement dengan negara-negara Afrika yang penting dilakukan dan meminta dilihat kembali.

9. Berkaitan dengan regulasi-regulasi di bidang perekonomian yang menghambat investasi dan menghambat ekspor, agar melihat dan menindaklanjuti apa yang direncanakan mengenai penerbitan omnibus law, yang sudah mulai sekitar 2 bulan lalu.

10. Presiden menambahkan, ada 74 undang-undang di omnibus law, yang akan dikerjakan.

Presiden mengatakan, Menko Perekonomian sudah paham mengenai ini.

Presiden meminta untuk dikoordinasikan dengan menko-menko yang lain yang berkaitan dengan ini.

10. Presiden menginstruksikan segera diidentifikasi dan dipangkas, sehingga betul-betul apa telah disampaikannya betul-betul bisa dikerjakan secara cepat.

11. Transformasi ekonomi menuju ke sebuah industrialisasi, hilirisasi.

Menarta ekspor bahan mentah baik berupa nikel, bauksit, alumina, batubara, satu persatu, agar dapat mengekspornya dalam bentuk setengah jadi atau dipaksa langsung ke barang jadi.

12. Presiden meminta langkah-langkah percepatan segera dilakukan, termasuk di dalamnya adalah insentif-insentif bagi industri, UMKM & industri-industri yang berada di pedesaan.

13. Presiden mengimbau agar berhati-hati, apabila bisa menyentuh rencana ini, maka akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap ekonomi Indonesia.

Leave a comment

Search

Back to Top