Indonesia Jawab Tudingan Vanuatu dan Kepulauan Solomon Soal Kasus Rasis dan Pelanggaran HAM Papua

Indonesia Jawab Tudingan Vanuatu dan Kepulauan Solomon Soal Kasus Rasis dan Pelanggaran HAM Papua

Sosial Budaya No Comments on Indonesia Jawab Tudingan Vanuatu dan Kepulauan Solomon Soal Kasus Rasis dan Pelanggaran HAM Papua

BeritaMonas.com – Pemerintah Indonesia akhirnya memberikan klarifikasi mengenai tuduhan Vanuatu dan Kepulauan Solomon perihal isu Papua di KT HAM PBB di Jenewa.

Isu Papua diangkat oleh kedua negara Malensia tersebut disampaikan oleh Wakil Tetap Vanuatu di Jenewa, Sumbue Antas pada Selasa (17/09) kemarin. Pernyataan Antas kemudian didukung oleh Kepulauan Solomon. Tidak hanya itu, kedua negara ini juga menyinggung bahwa Indonesia tidak kunjung memberikan akses kepada Komisaris Tinggi PBB untuk mengunjungi Papua.

Baik Vanuatu dan Kepulauan Solomon mengaku prihatin dengan dugaan pelanggaran HAM warga Papua dan Papua Barat, termasuk ancaman terhadap kebebasan berkespresi, berkumpul, dan diskriminasi rasial.

Merespon tudingan tersebut, Duta Besar RI di Jenewa Hasan Kleib berujar jika rasialisme dan diskriminasi tidak memiliki ruang di negara demokratis Indonesia yang majemuk.

“Pemerintah Indinesia telah dan akan terus mengambil langkah agar hak dan kebebasan Warga Negar Indonesia, termasuk di Papua bisa terjamin dengan baik,” ucap Hasan, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (19/09).

Hasan juga menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan banyak upaya untuk menangani kasus ujaran kebencian dan diksriminasi mahasiswa Papua di Surabaya melalui penegakan hukum yang benar dan pendekatan rekonsiliatif.

Hasan juga menyampaikan penjelasan bahwa pemerintah Indonesia telah memberi kebebasan berekspresi kepada masyarakat Papua dengan mencabut keputusan pembatasan internet pada 4 September 2019 lalu.

Terkait tudingan kunjungan KT HAM PBB, PTRI Jenewa mengungkap bahwa KTHM Zeid Ra’ad Al Hussein (KTHM sebelumnya) sudah datang ke Indonesia pada Februari 2018 lalu.Indonesia bahkan secara terbuka mengundang perwakilan tersebut untuk melihat kondisi di Papua.

Leave a comment

Search

Back to Top