Akhirnya Warga Distrik Mapia Dogiyai Nikmati BBM dengan Harga Murah

Akhirnya Warga Distrik Mapia Dogiyai Nikmati BBM dengan Harga Murah

Ekonomi No Comments on Akhirnya Warga Distrik Mapia Dogiyai Nikmati BBM dengan Harga Murah

BeritaMonas.com – PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) VIII wilayah Maluku dan Papua, Selasa (9/7) meresmikan sentral Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 86.988.09 di Kampung Bamomani, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua.

Manager Retail Fuel MOR VIII PT Pertamina Maluku dan Papua Fanda Chrismianto yang hadir dalam peresmian tersebut mengatakan, Pertamina hadir di Dogiyai dengan membangun SPBU Kompak tujuannya untuk memberikan rasa keadilan dalam hal penyediaan energi khususnya bahan bakar minyak atau BBM sampai pelosok-pelosok daerah.

“Berdasarkan informasi  sebelum ada SPBU Kompak di Kampung Bamomani, warga  membeli BBM dengan harga cukup mahal mulai dari Rp10 ribu hingga Rp15 ribu/liter, itupun jika tersedia,” katanya.

Untuk itu, dengan hadirnya SPBU Kompak, ia berharap bisa membantu masyarakat mendapatkan BBM dengan harga lebih murah, yakni premium Rp6450 per liter dan solar Rp5.150 per liter

” Harga ini sama di seluruh Indonesia, baik di Jayapura, Makassar ataupun di Jakarta,” ujar Fanda.

Dikatakan, membangun SPBU di Dogiyau tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat dan Pemda setempat yang memberikan ijin pendirian, karena di dearah lain pihak menemui kendala mendirikan SPBU.

Kedepan pihaknya juga akan memperkenalkan BBM jenis pertalite dan pertamax kepada masyarakat.Harga Pertalite Rp7.850 per liter dan Pertamax Rp10.050 per liter. Harga tersebut berlaku sama di seluruh Indonesia.

Sementara Kabid Hukum Kementerian ESDM Hufron Asrofi dalam sambutannya memberikan apresiasi dan mengaku bangga bisa hadir di tengah-tengah warga Kampung Bamomani meresmikan SPBU Kompak milik Fransiskus Wagei, putra daerah Dogiyai.

“Program pemerintah ini untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam hal penerapan BBM satu harga di daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T di Indonesia,” katanya.

Kata Hufron, program tersebut merupakan salah satu wujud nyata upaya pemerintah dalam melaksanakan sila ke 5 dari Pancasila yaitu “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dalam pelaksanaannya, pemerintah bersama dengan pemda setempat serta PT. Pertamina (Persero) dan PT. AKR Corp, Tbk telah berkoordinasi dalam menetapkan titik lokasi penyaluran BBM satu harga.

“Pada tahun 2017 sampai tahun 2019 akan dibangun 170 penyalur BBM satu harga. Tahun 2017 telah terbangun 57 penyalur BBM Satu Harga dengan rincian 54 Penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) dan 3 Penyalur oleh PT. AKR Corp,” ungkapnya.

Lalu, tahun 2018 penyalur BBM Satu Harga sebanyak 74 pmdengan rincian 68 penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) dan 6 penyalur oleh PT. AKR Corp. Untuk tahun 2019 ini, ditargetkan sebanyak 40 Penyalur BBM Satu Harga dengan rincian 39 penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) sudah beroperasi dan 1 penyalur oleh PT AKR Corp.

“Sampai hari ini, secara nasional akumulasi penyalur BBM Satu Harga yang sudah beroperasi sebanyak 163 penyalur dan yang telah diresmikan sebanyak 134 penyalur, dan di Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua yang akan diresmikan hari ini adalah penyalur yang ke 34,” jelasnya.

Usai berikan sambutan, pihak Pertamina dan wakil dari Kementerian ESDM bersama pemangku kepentingan menandatangani prasasti dan menggunting pita, sebagai tanda resmi beroperasinya SPBU Kompak.

Secara bergantian, Hufron, Fanda, dan tamu lainnya mengisi BBM jenis premium kepada konsumen, masing-masing sebanyak dua liter per kendaraan roda dua.

Namun, sebelum kegiatan tersebut dimulai, rombongan dari Pertamina dan Kementerian ESDM disambut dengan tari-tarian oleh warga kampung setempat.

Acara tersebut diakhiri dengan ramah tamah, makan bersama para pemangku dan warga yang turut serta menghadiri acara peresmian SPBU Kompak, Kampung Bamomani, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai.

Peresmian SPBU Kompak itu dihadiri oleh Kabid Hukum Kementerian ESDM Hufron Asrofi, Region Manager Retail Fuel MOR VIII PT Pertamina Maluku dan Papua Fanda Chrismianto, BPH Migas Darsono, Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa yang diwakili oleh Kepala Distrik Mapia Yohanes Butu, rekanan Pertamina dan sejumlah tamu undangan.(Ipa/Antara/SP)

Leave a comment

Search

Back to Top