Jokowi Akan Bangun Jalan Tol Senilai Rp1000 T di Seluruh Indonesia

Jokowi Akan Bangun Jalan Tol Senilai Rp1000 T di Seluruh Indonesia

Ekonomi No Comments on Jokowi Akan Bangun Jalan Tol Senilai Rp1000 T di Seluruh Indonesia

BeritaMonas.com – Anggaran senilai 1.000 triliun rupiah telah disiapkan oleh Presiden Jokowi untuk membangun jalan tol di berbagai penjuru Indonesia. Selain jalan raya, pemerintah juga mempelajari kemungkinan membangun jembatan dari Semenanjung Malaysia ke Sumatra, dan jembatan yang menghubungkan Singapura ke Pulau Bintan. Pada tahun 2024, jalan tol di Indonesia akan membentang sejauh 5.400 kilometer, hampir tiga kali lipat panjang jaringan jalan tol saat ini.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo tengah merencanakan anggaran infrastruktur jalan tol senilai Rp1.000 triliun untuk menghubungkan wilayah-wilayah terpencil di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2024, jalan tol di Indonesia akan membentang sejauh 5.400 kilometer, hampir tiga kali lipat panjang jaringan jalan tol saat ini, kata Danang Parikesit, kepala regulator jalan tol negara itu, dalam sebuah wawancara.

Pemerintah ingin mempermudah pengangkutan makanan dan bahan bakar di seluruh kepulauan Indonesia. Tetapi sudah ada kekhawatiran tentang bagaimana jalan tol senilai 1.000 triliun rupiah ini akan didanai. Analis khawatir bahwa beban pendanaan akan membebani sistem perbankan Indonesia dan neraca perusahaan konstruksi lokal.

Pemerintah tidak dapat membayar seluruh tagihan itu sendiri dan akan mencari sumber modal lain seperti pinjaman bank dan pendanaan swasta, kata Parikesit dalam sebuah wawancara. “Infrastruktur akan tumbuh pesat dan lebih cepat dari sebelumnya,” katanya.

Peluncuran jalan tol ini merupakan pusat dari rencana ambisius pemerintah untuk proyek pembangunan senilai lebih dari $400 miliar untuk memodernisasi Indonesia di bawah Jokowi ketika ia memulai periode keduanya pada bulan Oktober.

Indonesia, negara yang tersebar di 17.000 pulau, adalah mimpi buruk logistik, dan biaya pengiriman barang sehari-hari dapat melonjak dan menghambat pembangunan di lokasi yang sulit diakses. Jadi satu-satunya cara untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat adalah melalui konektivitas, Menteri Perencanaan Indonesia Bambang Brodjonegoro mengatakan bulan lalu.

Lima Tahun Mendatang

Rencana pengeluaran infrastruktur $412 miliar

Lebih dari setengah jalan tol baru akan diluncurkan di Sumatra untuk menghubungkan kedua ujung pulau tersebut. Parikesit, yang juga seorang profesor di bidang teknik sipil, mengatakan teknik konstruksi lanjutan akan diperlukan di beberapa lokasi―untuk membangun jembatan layang 100 meter di atas tanah atau untuk membangun terowongan sekian kilometer.

Baca juga: Cerita dari Musim Pemilu Asia, Ketika Jokowi Mendobrak Tren

Selain jalan raya, pemerintah juga mempelajari kemungkinan membangun jembatan dari Semenanjung Malaysia ke Sumatra, dan jembatan yang menghubungkan Singapura ke Pulau Bintan, kata Parikesit.

Pekerjaan ini dapat meningkatkan pendapatan bagi perusahaan konstruksi milik negara seperti PT Waskita Karya, PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya. Pemberi pinjaman seperti PT Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia dan PT Bank Negara Indonesia mungkin juga diminta untuk membantu mendanai proyek-proyek tersebut.

“Proyek ambisius seperti itu dapat meningkatkan bisnis untuk perusahaan konstruksi dan saham terkait, terutama yang milik negara,” kata Jeffrosenberg Tan, kepala strategi investasi di PT Sinarmas Sekuritas. “Namun, itu mungkin akan memberikan tekanan lebih pada likuiditas sektor perbankan.”

Leave a comment

Search

Back to Top