Persidangan PHPU Tidak Bisa Diintervensi Siapapun

Persidangan PHPU Tidak Bisa Diintervensi Siapapun

Sosial Budaya No Comments on Persidangan PHPU Tidak Bisa Diintervensi Siapapun

BeritaMonas.com – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyatakan, setiap keputusan dalam proses persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang digugat oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden Nomor urut 02 tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun.

“Kami tidak tunduk kepada siapapun. Kami tidak akan bisa
diintervensi oleh siapapun,” ujar Anwar Usman dalam sidang perdana PHPU
di MK, Jakarta, Jumat (14/6).

Menurut dia, secara perundangan MK bebas dari intervensi pihak
manapun, karena merdeka dalam emutuskan setiap gugatan yang berkaitan
dengan konstitusi. Tidak bisa dipengaruhi oleh lembaga lain yang sejajar
dengan MK.

Keputusan yang akan diberikan oleh MK pada proses persidangan ini,
lanjut dia, berlandaskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sehingga, tidak bisa dipengaruhi oleh lembaga manapun yang sejajar
dengan MK.

“Kami sejajar dengan legislatif dan eksekutif, namun itu semua tidak bisa pengaruhi kami,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan, persidangan dimulai tepat pukul 09.00 WIB
sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh MK. pada kesempatan pertama MK
memberikan kepada Ketua Tim Kuasa Hukum pemohon gugatan yakni Bambang
Widjoyanto untuk memberikan pendapatnya.

Selanjutnya, diberikan kepada tim kuasa hukum yang lain yakni Denny
Indrayana untuk memberikan penjelasan hukum terkait dengan gugatan PHPU.

Pada sidang kali ini, berupa sidang pemeriksaan, pendahuluan, dan
penyerahan perbaikan jawaban dan keterangan. Sidang kali ini menentukan
nasib gugatan yang diajukan oleh pemohon untuk dilanjutkan atau di tolak
oleh majelis hakim MK.

Diketahui, pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor urut 02
Prabowo Subianto – Sandiaga Solahudin Uno menggugat hasil perhitungan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memenangkan Pasangan Calon Presiden dan
Wakil Presiden Joko Widodo – Ma’aruf Amin dengan selisih sekitar 5
persen.

Hasil KPU, pasangan Jokowi-Ma’ruf memperoleh 55,50 persen suaran dan Prabowo-Sandi sebesar 44,50 persen suara.

Leave a comment

Search

Back to Top