Terima Banyak Tekanan, MK: Kami Hanya Takut pada Allah SWT

Terima Banyak Tekanan, MK: Kami Hanya Takut pada Allah SWT

Politik No Comments on Terima Banyak Tekanan, MK: Kami Hanya Takut pada Allah SWT

BeritaMonas.com – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mengatakan mahkamah akan menangani sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) pilpres secara independen dan transparan. Menurut Anwar, MK tidak bisa dintervensi oleh siapapun.

Anwar mengatakan MK tidak takut pada siapapun dalam proses penanganan perkara. “Kami hanya tunduk, nah ini mohon dicatat, hanya tunduk pada konstitusi dan hanya takut kepada Allah SWT,” kata Anwar di Gedung MK, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (10/6). 

Anwar menuturkan independensi MK dalam memeriksa, mengadili,
dan memutuskan sengketa hasil PHPU tidak bisa ditawar. “Kami tetap
istiqomah. Siapapun yang mau intervensi, ya mungkin ada yang dengan
berbagai cara ya baik moril dan sebagainya. itu tidak akan ada artinya
bagi kami,” ujar dia.

Dalam hal ini,  dia mengakui
MK sekarang sering dikritik dan disindir khususnya menjelang sidang PHPU
Pilpres. Menurut dia, kritik dan sindiran tersebut merupakan obat bagi
MK untuk tetap bekerja sesuai aturan, netral, transparan dan independen.

“Itu
kan saya bilang, itu masukan, kritikan, itu obat bagi kami. Bagi kami,
kritikan itu, masukan, itu obat bagi kami semua untuk para hakim, untuk
Pak Sekjen dan stafnya, panitera dan seluruh perangkat pengadilan,”
tambahnya. 

MK akan meregistrasi permohonan perkara
sengketa PHPU pilpres yang diajukan Prabowo-Sandi, pada Selasa (11/6).
MK kemudian akan memproses sengketa itu hingga dalam waktu 14 hari
kerja. 

Sengketa tersebut didaftarkan oleh tim kuasa
hukum Prabowo-Sandiaga Uno yang dipimpin oleh Bambang Widjojanto pada
24 Mei lalu. BPN menolak rekapitulasi hasil penghitungan pilpres 2019
yang ditetapkan KPU. 

Hasil rekapitulasi KPU
menyebut, pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf
Amin memperoleh 85.607.362 (55,50 persen) suara sementara paslon
Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 (44,50 persen) suara.

Hasil
rekapitulasi ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KPU nomor
987/PL.01.8-KPT/06/KPU/V/2019 Tentang Penetapan Hasil Pemilu Presiden
dan Wakil Presiden Serta DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Secara
Nasional dalam Pemilu 2019. SK ditetapkan Selasa, 21 Mei 2019 pukul
01:46 WIB.

Leave a comment

Search

Back to Top