Lakukan Penetrasi Pasar Menteri Enggar Pede Stok Sembako Lebaran Aman

Lakukan Penetrasi Pasar Menteri Enggar Pede Stok Sembako Lebaran Aman

Ekonomi No Comments on Lakukan Penetrasi Pasar Menteri Enggar Pede Stok Sembako Lebaran Aman

BeritaMonas.com – Ketersediaan bahan pokok dipastikan terjaga hingga Lebaran. Dengan begitu, selama Mei-Juni 2019 bisa terjadi deflasi.

“Ketersediaan bahan pokok dan harga terkendali, inflasi juga
terkendali. Bahkan saya harap bulan ini dan bulan depan tidak ada
kenaikan harga, yang ada terjadi deflasi,” kata Menteri Perdagangan
(Mendag) Enggartiasto Lukita di Jakarta kemarin.

Menurutnya, jika terjadi deflasi, hal itu bukan karena ketidakmampuan
masyarakat dalam meningkatkan pembelian. Tapi, karena memang suplai dan
permintaan stok pangan yang seimbang.

Enggar mengungkapkan, dirinya sempat ditanya oleh Presiden Jokowi mengenai pengendalian harga. Dia juga diminta mencari cara bagaimana agar dapat membantu masyarakat, dengan berkolaborasi bersama pengusaha. 

Enggar menjelaskan, harga bahan pokok stabil saat ini merupakan bentuk kepedulian presiden.

“Semua itu bukan kehebatan dari Kemendag, tapi dari seluruh kerja
sama dan para pengusaha, dan pedagang yang mampu mengendalikan dirinya
untuk tidak memanfaatkan momentum Ramadan mengambil keuntungan yang
berlebihan,” ujarnya.

Sejauh ini,
Kementerian Perdagangan telah memantau langsung ketersediaan pangan
melalui penetrasi pasar. Tujuannya, untuk mengawal dan menjaga
ketersediaan bahan pokok serta mengantisipasi kenaikan permintaan
menjelang Idul Fitri.

Penetrasi pasar dilakukan dengan mengawasi 205 pasar rakyat yang terbagi di 82 kabupaten/kota. Kegiatan ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari 240 orang selama 27 Mei hingga 4 Juni 2019. 

Untuk menjaga kestabilan pasokan, Kementerian Perdagangan juga
menggelar pasar murah setiap Ramadan. Dalam pasar murah, sejumlah
penjual mematok harga bahan pokok di bawah harga pasar. Seperti harga
bawang putih yang dijual Rp 20 ribu per kilogram dan daging beku Rp 70
ribu per kilogram.

Sekjen Kementerian
Perdagangan Karyanto Suprih memastikan harga-harga bahan pokok bisa
turun. Begitu juga dengan harga bawang putih. “Intinya, adalah jika stok
ada, tidak ada alasan menaikkan harga barang,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan
akan terjadi inflasi 0,47 persen pada Mei 2019. Artinya, ada penurunan
laju inflasi bila dibandingkan dengan kesimpulan survei pemantauan harga
sebelumnya dikarenakan penurunan harga tiket pesawat sebagai salah satu
faktor.

“Catatan kami tarif angkutan udara telah turun. Jika tarif
angkutan udara turun, kami menghitung inflasi dari penurunan tarif tiket
pesawat itu minus 0,01 persen,”ujar Perry. (KPJ) 

Leave a comment

Search

Back to Top