TKN  Jokowi: BPN Seharusnya Tunggu Penetapan Resmi KPU

TKN Jokowi: BPN Seharusnya Tunggu Penetapan Resmi KPU

Politik No Comments on TKN Jokowi: BPN Seharusnya Tunggu Penetapan Resmi KPU

BeritaMonas.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyayangkan pernyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-sandiaga Uno yang menolak hasil pemilu. TKN berpendapat, BPN seharusnya menunggu terlebih dahulu penetapan hasil pemilu resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kedua, yang kami sayangkan penolakan itu tidak dibangun atas data dan fakta,” kata Wakil Ketua TKN Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Abdul Kadir Karding di Jakarta, Rabu (15/5).

Menurut Karding, apa yang dilakukan BPN hanyalah asumsi dan
wacana bahwa telah terjadi kecurangan. Dia mengatakan, BPN tidak memberi
detail lebih dalam soal posisi kecurangan yang dimaksud serta siapa
yang melakukan hal itu.

Dia melanjutkan BPN juga
tidak menjelaskan bagaimana model dan modus kecurangan pemilu yang
mereka ungkapkan. TKN atau publik, dia menambahkan, tidak mendapatkan
informasi lengkap kekeliruan yang dimaksud BPN.

Ketua
DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga kecewa dengan sikap
Prabowo yang memilih untuk tidak mempercayai penyelenggara pemilu
seperti KPU dan Bawaslu. Dia melanjutkan, kinerja panitia pemilu telah
dijamin oleh Undang-undang.

Telebih, tambah Karding,
Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo Subianto dan partai lain
dalam Koalisi Indonesia Adil dan Makmur ikut menentukan Bawaslu, KPU,
dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melalui fit and proper test.

Dia
melanjutkan, atas dasar hukum itu pula partai dan seluruh tim kampanye
diberi kesempatan untuk menempatkan saksi di semua Tempat Pemungutan
Suara (TPS). Karding menyimpulkan, ketiga hal itu menunjukkan jika
prabowo tidak dapat berlaku bijak dan negarawan.

Dia
melanjutkan, ketiganya juga menunjukan jika calon presiden (capres)
nomor urut 02 itu bisa dikatakan tidak menghargai hukum yang ada di
Indonesia. “Bahkan ini artinya beliau tidak siap kalah dan tidak siap
menang sesuai dengan komitmen kampanye damai yang dilakukan oleh KPU
sebelumnya,” kata Karding lagi.

Sebelumnya, BPN
menolak hasil perhitungan suara pilpres 2019 oleh KPU. Penolakan itu
disebabkan telah terjadi banyak kecurangan yang merugikan pihaknya pada
Pilpres kali ini.

BPN mengaku akan terus melawan
kecurangan yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif pada
Pemilu. Atas dasar kecurangan itu, BPN  menegaskan akan terus berjuang
bersama rakyat.

Leave a comment

Search

Back to Top