Prabowo Tolak Hasil Pemilu, KPU: Bisa Laporkan ke Bawaslu

Prabowo Tolak Hasil Pemilu, KPU: Bisa Laporkan ke Bawaslu

Politik No Comments on Prabowo Tolak Hasil Pemilu, KPU: Bisa Laporkan ke Bawaslu

BeritaMonas.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Evi Novida Ginting Manik, mengatakan, pihak Prabowo-Sandiaga Uno bisa melapor kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jika merasakan banyak kecurangan dan menolak hasil pemilu. Sementara itu, Bawaslu menyatakan siap menerima laporan dari pihak Prabowo-Sandiaga Uno.

“Semua kan sudah diatur, dalam menjalankan pemilu ini sudah ada aturannya, soal penghitungan suara, rekapitulasi, orang keberatan, partai keberatan, paslon keberatan, kalau ada kecurangan dia bisa laporkan ke Bawaslu. Bawaslu akan menindaklanjuti, kita juga akan mendapatkan rekomendasi ataupun putusan yang harus kita tidaklanjuti,” ujar Evi kepada wartawan di Kantor KPU,  Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/5).B

Menurut Evi, KPU bersikap terbuka untuk menerima masukan dan
menghadapi laporan. Dia menilai penyelesaian lewat mekanisme hukum
kepemiluan penting dilakukan. 

“Semuanya terbuka,
ada mekanismenya. Sehingga, tidak perlu mengucapakan di luar tapi tidak
ada langkah-langkah menyelesaikan atau mencari tahu kebenaran dari
kecurangan,” jelas Evi.

KPU sendiri mengklaim siap
membuktikan soal dugaan kecurangan yang disampaikan. Salah satunya pada
saat rekapitulasi hasil pemilu nasional ada forum cek ulang dari jajaran
KPU pusat, KPU provinsi, Bawaslu pusat, Bawaslu provinsi hingga para
saksi.

Sementara itu, Komisioner KPU, lham Saputra, juga
memberikan tanggapan atas penolakan yang diungkapkan capres nomor urut
02, Prabowo Subianto atas hasil pemilu dari KPU. KPU mempersilakan pihak
02 menyampaikan laporan terkait dengan indikasi kecurangan.  

Enggak
ada masalah. KPU sampai saat ini membuka diri terhadap hal hal yang
diindikasikan penyelenggara pemilu itu melakukan kecurangan, silakan
saja dilaporkan,” ujar Ilham di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat,
Selasa (14/5) malam.

Ilham mengatakan jika ada laporan soal
indikasi kecurangan, bisa dilaporkan ke Bawaslu. Pelaporan kepada
institusi yang berwenang tersebut, katanya, sudah diamanatkan oleh
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Sudah
diamanatkan untuk menindaklanjuti dugaan kecurangan tersebut. Biar
Bawaslu yang memproses. Silakan saja dilaporkan. ada yang sudah
ditindaklanjuti oleh Gakkumdu, ada yang juga sudah diberikan rekomendasi
pemungutan suara ulang oleh Bawaslu,” jelas Ilham.

Ditemui
terpisah, anggota Bawaslu, Mochamad Afifuddin, mengatakan siap menerima
laporan dari BPN Prabowo-Sandiaga Uno. Bawaslu meminta semua pihak
tetap menanti hasil resmi Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang.

Kan
sedang dihitung, maka kita tunggu hasil resminya. Kalau ada kecurangan
kan lapornya ke Bawaslu, hasilnya di awasi juga. Saksinya ada semua kok,” tegas Afif. 

Afif
pun menuturkan sikap dari masing-masing peserta pemilu merupakan hak
mereka. Semuanya diserahkan kembali kepada peserta pemilu. 

“Saya
kira selesaikan proses rekapitulasi yang sudah melebihi separuh
provinsi ini sampai selesai. Sikap dari masing-masing peserta kita
serahkan kepada mereka. Tetapi kan dalam proses rekapitulasi
nasional ini segala koreksi termasuk semua yang terjadi dalam ruangan
iti disaksikan oleh para saksi, baik saksi dari TKN 01, BPN 02, dan juga
parpol.”

Leave a comment

Search

Back to Top