Cendekiawan Lintas Agama: Jangan Provokasi!

Cendekiawan Lintas Agama: Jangan Provokasi!

Politik No Comments on Cendekiawan Lintas Agama: Jangan Provokasi!

BeritaMonas.com – Cendekiawan Lintas Agama: Jangan Provokasi Cendekiawan Lintas Agama: Jangan Provokasi Para cendekiawan lintas agama yang tergabung dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan meminta dua kubu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk tidak melakukan provokasi yang mengarah kepada tindakan-tindakan inkonstitusional. Semua pihak diimbau untuk menunggu hasil perhitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan acuan resmi sesuai konstitusi.

“Kami mengimbau semua pihak baik, baik pasangan nomor urut 01 maupun
02, untuk menahan diri dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat
memprovokasi terjadinya tindakan inkonstitusional. Kami juga menghimbau
semua pihak untuk menunggu hasil perhitungan KPU yang merupakan acuan
resmi sesuai konstitusi,” demikian bunyi surat pernyataan para
cendekiawan lintas agama yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

Surat pernyataan itu ditandatangani Ketua Umum DPP Ikatan Cendekiawan
Hindu Indonesia (ICHI) Tri Handoko Seto, Ketua Umum Persatuan
Inteligentia Kristen Indonesia (PIKI) Baktinendra Prawiro, Ketua
Presidium PP Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (Iska) V Hargo
Mandirahardjo, Ketua Umum PP Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdatul
Ulama (ISNU) Ali Masykur Musa, dan Wakil Ketua Umum Keluarga Cendekiawan
Buddha Indonesia (KCBI) Budiharto Hasbun.

Dikatakan, pesta demokrasi lima tahunan melalui pelaksanaan pemilihan
umum (pemilu) secara serentak untuk pertama kalinya pada 2019 telah
berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Partisipasi pemilih yang
bahkan mencapai 80% merupakan sebuah pencapaian fenonenal setelah Era
Reformasi.

“Karena itu, patut diberikan apresiasi atas kinerja penyelenggara
pemilu, yakni KPU, Bawaslu, dan DKPP. Tentunya, apresiasi yang sama
patut diberikan kepada aparat keemanan, yang terdiri atas para prajurit
TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat yang telah berkerja keras
untuk kesuksesan pelaksanaan pemilu 17 April lalu,” ujar para
cendekiawan.

Dikatakan, meski pemilu lancar, saat ini ada gejala semakin
menghangatnya situasi politik. Hal itu memunculkan kekhawatiran akan
semakin terkoyaknya tenun kebangsaan Indonesia yang dicintai seluruh
rakyat Indonesia.

Para cendekiawan lintas agama pun meminta para pendukung pasangan 01
dan 02 untuk terus mengawal jalannya perhitungan resmi KPU dengan tetap
menjaga rasa saling percaya dan saling menghargai. Mereka juga mendorong
dimanfaatkannya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan penuh
integritas untuk membuat semakin akuntabel dan transparannya pelaksanaan
pemilu.

“Kami juga menegaskan bahwa NKRI dengan dasar negara Pancasila dan
konstitusi UUD 1945 yang menjadi acuan gerak, tindakan, dan patokan kita
dalam berbangsa dan bernegara. Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia
di mana pun berada dan semua komponen umat beragama, untuk bersatu
menciptakan kedamaian dan menjaga suasana tetap kondusif dalam hidup
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di negeri tercinta ini,” ujar
para cendekiawan lintas agama.

Leave a comment

Search

Back to Top