NTP Naik, Daya Beli Buruh Tani Pada November 2018 Meningkat

NTP Naik, Daya Beli Buruh Tani Pada November 2018 Meningkat

Ekonomi No Comments on NTP Naik, Daya Beli Buruh Tani Pada November 2018 Meningkat

BeritaMonas.com, Jakarta – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan bahwa tingkat daya beli buruh tani meningkat pada November 2018 dibandingkan bulan Oktober 2018. Hal tersebut tercermin dari indeks Nilai Tukar Petani (NTP) yang mengalami kenaikan dari 0,09% menjadi 103,12%.

Kenaikan NTP terjadi karena tingkat harga yang diterima petani lebih tinggi dibandingkan yang dibayarkan dimana harga yang diterima petani meningkat 0,26% sementara yang dibayarkan petani hanya meningkat 0,17%. Perbaikan tersebut disebabkan peningkatan harga sejumlah komoditas pangan yang dihasilkan petani. Kenaikan harga atau inflasi di pedesaan juga dinyatakan cukup stabil dari bulan sebelumnya, sementara bila dibandingkan dengan inflasi nasional lebih rendah.

“Inflasi pedesaan pada November 2018 hanya sebesar 0,12 persen, jauh lebih rendah. Sedangkan inflasi nasional mencapai 0,27 persen,” ucapnya di kantor BPS, Senin (3/12).

Menrut BPS, peningkatan daya beli buruh tani dirasakan oleh petani di sektor tanaman pangan sebesar 1,37 persen yang terjadi karena ada kenaikan harga jual gabah dan jagung di tingkat petani.

“Harga gabah meningkat 1,86 persen dan harga jagung 1,01 persen,” terangnya.

Berdasarkan provinsi, peningkatan daya beli tertinggi terjadi di Sumatera Barat karena kenaikan harga kakao sebsar 3,65 persen.

Di era Pemerintahan Jokowi-JK, kesejahteraan petani semakin membaik dikarenakan pemerintah berkomitmen kuat mengangkat petani lebih makmur secara bersinambungan sebagai amanah untuk mewujudkan pemerataan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. (RN/MCF)

Leave a comment

Search

Back to Top