Rasio TKA Malaysia 12%, Singapura 60,9%, Sedangkan Indonesia Hanya 1%

Rasio TKA Malaysia 12%, Singapura 60,9%, Sedangkan Indonesia Hanya 1%

Ekonomi, Sosial Budaya No Comments on Rasio TKA Malaysia 12%, Singapura 60,9%, Sedangkan Indonesia Hanya 1%

BeritaMonas, Jakarta – Isu terkait Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia tergolong isu sensitif yang kerap dijadikan komoditas politik dan bahan serangan terhadap Pemerintah.

Saat ini, jumlah TKA di Indonesia memang meningkat dari 68.762 menjadi 85.974 orang, namun peningkatan tersebut harus dibandingkan dengan rasio tenaga kerja yang tidak mencapai 1% dari jumlah angkatan kerja di Indonesia.

Data Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menunjukkan bahwa  rasio TKA Indonesia adalah paling kecil jika dibanding negara-negara sekitar , seperti Malaysiayang rasio TKA-nya 12% dengan jumlah TKA 1,8 juta orang berbanding 15 juta tenaga kerja, Singapura di 2017 rasio TKA-nya mencapai 60,9% dengan jumlah TKA 1,4 juta orang dan jumlah tenaga kerja 2,3 juta. Kemudian menurut data 2016 dari masing-masing kementerian setempat, rasio TKA Thailand 4,5%, Vietnam 0,14%, dan Jepang 1,4% dan yang paling tinggi Qatar, yang menurut data MPS Census 2010 rasio TKA-nya mencapai 94,5% dengan jumlah TKA sebesar 1,2 juta orang dan tenaga kerja 1,3 juta orang. Lalu Uni Emirate Arab 96% dan Amerika Serikat 16,7%.

Sementara itu, rasio TKA di Indonesia hanya mencapai 0,067% pada tahun 2017, dengan jumlah 86 ribu dan 131 juta jiwa angkatan kerja.

TKA di Indonesia diawasi Keimigrasian dan Kemenaker yang bekerja sama dengan Satuan Pengawas TKA terdiri dari Polri, Imigrasi dan 24 Kementerian/Lembaga (K/L) serta Tim Pengawasan Orang Asing (PORA).

Pemerintah Indonesia juga melakukan langkah dengan menegur hingga mendeportasi para TKA ilegal. Tercatat pada tahun 2016 sebanyak 7.787, tahun 2017 sebanyak 11.307 dan per Maret 2018 sebanyak 1.358 orang dideportasi. Selain itu, dari segi kebijakan Perpres No. 20/2018 jauh lebih jelas dan lengkap mengatur permasalahan TKA dibandingkan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Untuk diketahui, jumlah TKA di Indonesia mencapai puncak tertingginya pada masa pemerintahan SBY, tahun 2011, sebanyak 77.307 pekerja.

Dari berbagai segi, baik rasio tenaga kerja, pengawasan, penjatuhan sanksi maupun kebijakan, pemerintahan Jokowi-JK sudah sangat baik menyelesaikan permasalahan TKA. (RN/MCF)

Leave a comment

Search

Back to Top