AS Dan China Bertemu, Mata Uang Rupiah Menguat

AS Dan China Bertemu, Mata Uang Rupiah Menguat

Ekonomi No Comments on AS Dan China Bertemu, Mata Uang Rupiah Menguat

BeritaMonas, Jakarta – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat di penutupan sore ini. Rupiah semakin jauh dari level Rp15.200-an per USD dan kini berada di level Rp14.800-an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Selasa (6/11/2018) pukul 16:35 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange ditutup menguat 172,5 poin atau 1,15% ke level Rp14.804 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.790 per USD – Rp14.947 per USD.

Deputi Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengatakan bahwa laju nilai tukar Rupiah yang stabil saat ini ditopang oleh faktor internal dan eksternal, yaitu adanya pertemuan antara Presiden AS dengan Presiden China yang berdampak positif untuk negara emerging currency, seperti penguatan rupiah.

Jadi, faktor eksternal itu, yaitu akan adanya pertemuan antara Presiden AS dengan Presiden China yang diharapkan pasar menghasilkan solusi yang positif. Di mana, akibat perang dagang yang dilakukan keduanya berdampak pada perekonomian global,” ujarnya di Jakarta.

Selain itu, pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova menjelaskan,  perjanjian bilateral antara Bank Indonesia dan Bank Sentra Singapura dengan nilai setara 10 miliar dolar AS direspon positif pasar. Perjanjian tersebut membuat akses likuiditas dalam valutas asing menguat serta mampu menjaga stabilitas keuangan dalam negeri yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasa keuangan Indonesia.

Menurut Ekonom Samel Sekuritas, Ahmad Mikail, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2018 memberi harapan positif bagi pelaku pasar sehingga berdampak pada apresiasi nilai tukar rupiah. (RN/MCF)

Leave a comment

Search

Back to Top